Tips Menjadi Pengajar Handal Melalui Lembaga Sertifikasi Profesi

lembaga sertifikasi profesi, sergur, sertifikasi guru, badan sertifikasi nasional, badan sertifikasi, lsp esq, training esq, 6

Saat ini, banyak sekali profesi yang mengharuskan seseorang memiliki sertifikasi profesi dan bisa menunjukkan skill serta sikap yang baik, salah satunya adalah menjadi seorang trainer ataupun pengajar (baik guru ataupun dosen).

Pada dasarnya, seseorang yang menguasai ilmu pasti mempunyai kesempatan untuk mengajarkan ilmunya kepada orang lain misalnya pada pelatihan, workshop, dan lain-lain. Ada yang sudah bertahun-tahun menjadi trainer atau pengajar, namun terkadang masih merasakan grogi yang tak karuan saat berbicara. Entah itu karena takut bicara, materi tidak siap atau masih ada beberapa alas an lainnya.

Bagaimana cara menjadi seorang trainer ataupun pengajar yang baik agar orang yang mendengar pembicaraan kita bisa mengerti dan memahami apa yang kita maksud?

Berikut beberapa acuan sederhana yang dapat anda coba terapkan.

Menguasai materi

Kuasai materi yang akan anda berikan pada peserta, pastikan anda benar-benar menguasai materi dan perluas pengetahuan anda sehingga peserta bisa mendapatkan materi yang lebih.

Action

Sebelum anda action di hadapan mereka, buat sketsa terlebih dulu. Rancang beberapa program yang berbeda dari trainer lainnya. Buat materi yang bagus jangan hanya memberikan materi inti, selingi dengan humor atau hal lain agar orang yang mendengarkan anda tidak bosan.

Etika

Jadi trainer itu harus punya etika, dong! Mana mungkin anda akan disegani dan dijadikan panutan kalau anda tak punya etika. Begini, saat anda datang, sapalah peserta dengan sapaan yang sopan dan menyenangkan.

Pelatihan Tatap Muka

Untuk memperoleh sertifikasi guru, ataupun sertifikasi profesi lainnya, ada satu hal yang perlu Anda kuasai yaitu latihan tatap muka.

Beberapa waktu lalu, ESQ Leadeship Center bekerja sama dengan lembaga sertifikasi profesi Trainer Indonesia dalam menyelenggarakan Training For Trainer. Training yang berlangsung selama 3 hari tersebut diikuti oleh beberapa Dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan juga beberapa Trainer dari perusahaan-perusahaan swasta.

Mereka yang mengikuti Training ini, memang terbiasa dengan pekerjaan yang berhubungan dengan pengajaran dan pelatihan. Dalam Training ini, para peserta diberikan pelatihan untuk meningkatkan skill mereka.

Training berlangsung selama 3 hari. Di hari pertama dan di hari kedua, peserta diberikan pelatihan mengenai standar kompetensi apa saja yang wajib dimiliki oleh para trainer sesuai dengan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia)

Di hari ketiga, para peserta melaksanakan uji kompetensi. Kompetensi yang diujikan salah satunya adalah MELAKSANAKAN PELATIHAN TATAP MUKA. Unit ini merupakan kompetensi yang berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam menyajikan atau melaksanakan pelatihan atau face to face.

Diharapkan dengan memiliki pengetahuan mengenai MELAKSANAKAN PELATIHAN TATAP MUKA, para peserta bisa menjalin hubungan kerja yang baik pada situasi pembelajaran, dan menerapkan bimbingan yang tepat dalam situasi pembelajaran.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s