Retorika dan Teori Public Speaking

Sejarah public Speaking

Retorika adalah seni melakukan transfer spirit, menularkan ide, membuka wawasan dan memberikan semangat, motivasi dan juga jalan keluar; dimana narasi dan tema dalam berpidato sanggup merubah pendirian audiens dan memahami, menerima dan mengikuti apa yang dipaparkan oleh sang Speaker. Dalam banyak pelatihan public speaking, retorika adalah upaya memenangkan argumentasi dalam sebuah panggung terbuka.

Dalam teori Retorika menuntut adanya alasan-alasan, bukti-bukti dan referensi-referensi dari semua paparan yang akan disampaikan. Sehingga persiapan pidato yang formal dan protokoler itu harus melalui proses pengumpulan data referensi oleh orang2 yang menguasai tema pidato. Sang pembicara harus orang yang memiliki kredibilitas, harus mendepankan syarat speker dalam retorika :

ETHOS

Kemampuan dasar yang dimiliki yaitu integritas, karakter dan kredibelitas yang mampu melakukan persuasi terhadap banyak orang. Karakter yang mampu dipercayai,  memiliki alasan untuk dipercaya “sumber kepercayaan” (source credibility) yang dibuktikan seorang orator bahwa dirinya memang mumpuni pada bidangnya, dan karena kepakarannya itu, seorang orator layak dipercaya.

PATHOS

Pengendalian diri itu sangat diutamakan, tidak mudah tersinggung dan panik ketika mendapat pertanyaan dan kritik yg keras dari para audiens. Sikap tenang dan sabar itu sangat dibutuhkan agar penampilan di panggung menjadi sempurna. Seorang orator harus memiliki kendali pada emosi dalam dirinya, “himbauan emosional” (emotional appeals) yang ditunjukkan seorang orator dalam menampilkan gaya dan bahasa yang mampu membangunkan kegairahan dengan semangat yang berapi-api di hadapan khalayak. Sebenarnya nama lain dari seorang speekers adalah motivator.

LOGOS

adalah penguasaan pengetahuan yang luas, memiliki perbendaharaan kata dan juga contoh-contoh kasus yang kaya. Logos memiliki makna “imbauan logis” (logical appeals) yang dibuktikan seorang orator bahwa uraian atau kajiannya sungguh-sungguh masuk akal sehingga layak diikuti atau dituruti oleh khalayak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s